
Pendampingan Swasembada Pangan di Bangka Barat
Tim satgas swasembada pangan Kepulauan Bangka Belitung terus bergerak untuk melakukan pendampingan dalam upaya pencapaian swasembada pangan. Pendampingan dilaksanakan di Kabupaten Bangka Barat melalui rapat koordinasi di OR Sekretariat Daerah Bangka Barat.(Rabu, 22/1/25).
Rakor dihadiri oleh Bupati Bangka Barat beserta jajaran, Penanggung Jawab Satgas Swasembada Pangan Provinsi Bangka Belitung Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si, Wakil Ketua Koordinator Pelaksana Satgas Swasembada Pangan Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan, S.I.P., Kepala BSIP Bangka Belitung Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si, Kodim 043/1 Bangka Barat, Kepala DPU, Kapolres Bangka Barat, Kepala kejaksaan Negeri Bangka Barat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Bangka Barat, Inspektur daerah Kab. Bangka Barat, Kadis PUPR, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan, seluruh camat, Kepala Desa, Koordinator PPL, dan PPL terkait Oplah, Brigade Pangan, serta pendamping.
Muhammad Thamrin selaku PJ Satgas swasembada pangan di Kepulauan Bangka Belitung dalam sambutanya menegaskan program strategis pemerintah pusat yakni percepatan swasembada pangan.
Moh. Thamrin menekankan arahan Kemenko Pangan Zulkifli Hasan terkait impor beberapa komoditas yang harus bisa distop pada tahun 2025 ini yaitu beras, kedelai dan garam. Oleh karena itu berbagai upaya untuk mewujudkan swasembada pangan harus dimaksimalkan.
Salah satu upaya yang saat ini dilakukan adalah dengan membentuk Brigade Pangan. Brigade Pangan dibentuk jelas untuk mencapai target tersebut, disamping untuk meningkatkan kesejahteraan petani milenial.
Terkait dengan harga gabah yang masih dibawah HPP. Moh Thamrin mengingatkan agar Bulog diwilayah Bangka Belitung bisa menyerap gabah hasil petani. Hal ini Ia sampaikan mengingat pemerintah pusat telah menetapkan skenario untuk mensinergiskan program ini, salah satnya penetapan harga gabah di tingkat petani minimal Rp6.500.
Ditempat yang sama Kolomel Infanteri Hengki Yuda Setiawan turut menegaskan bahwa pihaknya bisa mewujudkan swasembada pangan ini dengan bekerja bersama. Dengan dukungan dari semua pihak maka seluruh kendala akan diselesaikan.
Kegiatan rakor ini untuk membangun sinergi untuk meningkatkan kesejahteraan di Bangka Barat khususnya dan tercapainya swasembada pangan untuk seluruh masyarakat Indonesia umumnya.
Bupati Bangka Barat, selaku dewan pengarah Brigade Pangan siap mendukung penuh dengan semangat BP dan mendukung kegiatan optimalisasi lahan untuk mewujudkan swasembada pangan ini.
Masih dihari yang sama dilakukan pengkajian bersama perjanjian kerja sama pengelolaan lahan sawah antara BP dan pemilik lahan, dan pada akhirnya ditandatangani perjanjian kerjasama tersebut diantara kedua belah pihak.